Langsung ke konten utama

Inspirasi dari Buku Baru



Medan, 30 September 2014
18.01 WIB

Alhamdulillah, akhir-akhir ini aku mulai menyibukkan diri dengan membaca buku-buku inspiratif, buku motivasi yang benar-benar dapat membangkitkan semangat. Hanya dengan membaca kata demi kata yang tertuang dalam buku tersebut, optimisme ku berhasil muncul kembali. Terkadang semangat yang ada dalam diri selalu naik turun bersamaan dengan situasi dan kondisi yang kita hadapi saat itu. Namun, disaat aku merasa mulai kehilangan gairah hidup, merasa permasalahan semakin lama semakin memuncak, ketika aku mulai lupa untuk senyum, dan menghadapi hari dengan murung, aku membaca buku-buku motivasi yang bagus ini. Lumayan, setidaknya dapat menghilangkan sejenak rasa gundah di hati. Semoga aku dapat menerapkan setiap motivasi hidup tersebut dalam kenyataan hidupku. Tidak hanya sekedar dibaca dan diingat, tetapi juga diaplikasikan. InsyaAllah. Semoga..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Marketing Class on Friday, 15th January 2016

Note for Marketing Class Dewi Annisa Puspita Magister Program of Management and Business School of Business Institut Pertanian Bogor (SB IPB) ( www.mb.ipb.ac.id ) ( www.ipb.ac.id )   Lecturer: Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc. ( www.ujansumarwan.blog.mb.ipb.ac.id , www.sumarwan.staff.ipb.ac.id ,  sumarwan@i p b.ac.id   ) First Marketing Lecture on 15th January 2016 The second course that we have to learn on class was Marketing Management after Organization and Human Resources. This course was lectured by Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc. Describing at a glance about him so far, he is an attractive and nice lecturer. He is so friendly to all of students, he always waves his hand to us in every moment we meet. He also tries to know us more by having a short conversation in our meeting. Back to the main topic. Marketing is such an interesting subject I guess. Because marketing is the spearhead of a company. Without marketing inside, t...

Perbincangan pertama - Cuplikan (Part 3)

Bagiku malam itu terasa berbeda. Seperti ada sebuah daya yang datang, melaju melesat menghantarkan aliran listrik ke ragaku. Di saat yang bersamaan pula, gelombang elektromagnetik memancar dengan kecepatan cahaya dan frekuensi yang tinggi. Membawa sebuah energi. Ada apa ini? Tidak seperti biasanya. Sudah hampir larut pun aku masih enggan menemui kasur. Kepalaku masih tertunduk ke arah layar ponsel, dengan lihainya jari-jariku menari  menyusuri tombol keyboard. Sepasang mata yang tak beranjak dari layar, meski pancaran radiasi sudah memberikan efek lelah pada otot disekelilingnya. Tak usah kau tanyakan lagi bagaimana ekspresi wajahku membaca kata demi kata yang muncul pada perbicangan panjang itu. Entah kenapa obrolan di awal terasa sangat lepas. Ia menanyakan berbagai macam hal yang membuatku ingin banyak bercerita. Sesaat aku mulai asyik mengetik tapi beberapa detik kemudian tertegun dan tersadar. Baru saja kenal dan belum benar-benar mengenalnya. Makhluk asing dari dimensi mana i...

Sepasang Mata

Sepasang mata yang pernah menghujam itu. Membuat logika melayang. Ia pergi dari tempat semestinya. Apa yang sebenar-benarnya terjadi.  Yang membuat logika itu terhempas begitu saja. Yang ditanam kuat, kini tercabut sesuka hati. Tak bisa menyelaraskan logika. Ia dikalahkan oleh sebuah rasa yang tak kupahami. Berdegup kencang. Aliran darah berdesir, melewati pembuluh darah begitu cepat.  Sangat tidak masuk akal. DAP – Agustus 2017